Category Archives: Cerita Teman

Humor : Efek Buru-buru

Percakapan suami-istri di suatu pagi dalam keadaan buru-buru karena udah kesiangan untuk berangkat ke kantor.

Istri: “Pa, kok buru-buru sih?”

Suami: “iya ditunggu meeting di kantor.”

Istri: “korannya gak dibaca dulu?”

Suami: “gak usahlah, di kantor juga ada.”

Istri: “apa gak sarapan dulu?”

Suami: “nanti di kantor juga ada.”

Istri: “kopinya gak diminum?”

Suami: “gak usahlaaah, di kantor juga ada.”

Istri: “gak cium Mama dulu niih?”

Suami: “gak usahlah, di kantor juga ada.. Eh..Mmhh.”‬

‪Istri: “Golok… Mana GoloK…”

Triple Bottom Line: Bisnis Bukan Hanya Cari Profit

Sekarang ini, mengutamakan profit tak lagi menjamin bisnis terus mendapat untung, eksploitasi bisnis tanpa memerhatikan lingkungan sosial, alih – alih mendapat untung, lambat ataupun cepat malahan menjadi buntung.Masih banyak pelaku bisnis yang beranggapan bahwa keuntungan yang diraihnya merupakan hasil karya mereka sendiri, peran lingkungan dan sosial masyarakat, tak masuk dalam hitungan.Padahal faktor internal perusahaan seperti modal, investasi, pegawai, manajemen, sistem dan prosedur hanyalah bagian kesil dari ekosistem bisnis yang mendukung keberadaan dan kelangsungan hidup industri.Alhasil, ketika ketidak-pedulian ini semakin tinggi, industri terus mengeksploitasi sumber daya tanpa memerhatikan keseimbangan lingkungan dan kepentingan sosial, bencana tak dapat dihindarkan. Banyak perusahaan lambat namun pasti akan merugi, bangkrut, dan akhirnya industri tertentu akan punah.
Ada banyak contoh yang dapat mendukung pernyataan di atas, salah satunya adalah punahnya industri penangkapan ikan paus (whale) di Amerika Utara. Bisnis perburuan paus sempat booming pada 1840-an, terus berlanjut hingga 1950-an. Perburuan paus dan ikan – ikan jenis lainnya yang nilai komersialnya tinggi secara luar biasa banyaknya dan terus menerus selama hampir 100 tahun, tanpa menghiraukan kecepatan tumbuh binatang buruan tersebut, menuai berturun drastisnya populasi paus sehingga semakin sulit nelayan menangkap ikan dan pabrik-pabrik pengolahan ikan tutup dan akhirnya habislah industri penangkapan paus amerika utara.

Continue reading

Hakekat bekerja sebagai bagian dari tim manajemen di dalam perusahaan.

Pertama kita perlu mensyukuri salah satu dari bermacam-macam nikmat Allah SWT, bahwa kita sudah dapat bekerja di dalam perusahaan yang kita inginkan. Dan dengan bekerja ini kita berharap dapat memperoleh keberkahan mendapat manfaat khususnya imbalan yang dapat digunakan bagi pemenuhan kebutuhan hidup kita.

Dalam mensyukuri nikmat ini, kita sebagai pekerja di perusahaan, tidak boleh melupakan bahwa perusahaan dimana kita bekerja ini adalah perusahaan yang telah didirikan oleh pemilik perusahaan dengan harapan-harapan mereka bahwa mendirikan perusahaan ini dapat memberikan manfaat bagi mereka sekaligus memberi manfaat kepada banyak orang yang bekerja di perusahaan yang mereka dirikan itu. Kita yakini bahwa upaya mereka untuk mendirikan perusahaan tidaklah terlepas dari keinginan mereka melakukan amal ibadah kepada Tuhan YME, Allah SWT. Pendiri tentu mengharapkan bahwa dengan berkat rahmat Allah SWT, dengan kemampuan pengelolaan yang baik maka seharusnya perusahaan dapat makin berkembang dan hasilnyapun dapat meningkat sehingga dapat lebih banyak manfaat untuk kepentingan pemilik sendiri ataupun untuk mendirikan perusahaan lain yang diharapkan memberikan lebih banyak manfaat lagi bagi mereka serta bagi lebih banyak orang lagi sebagai pekerja.

Sesungguhnya, yang berkepentingan atas keberhasilan kegiatan usaha perusahaan bukanlah hanya pekerja dan pemilik saja, tetapi juga pihak-pihak lain yang berkepentingan seperti masyarakat pengguna produk, perbankan, Pemerintah, kegiatan ekonomi sekitar dan lain-lain. Pengelolaan perusahaan diharapkan dapat memenuhi harapan mereka juga.

Karena itu, setiap pekerja wajib berikhtiar turut mengembangkan perusahaan dengan cara lebih produktif, agar dapat memberikan manfaat bukan hanya bagi kita yang bekerja di perusahaan, tetapi juga bagi pemilik perusahaan dan pihak-pihak lain yang berkepentingan itu. Tetapi dengan memenuhi manfaat bagi pekerja dan pemilik/pendiri, maka pihak lain yang berkepentingan itu Insya Allah akan terpenuhi juga harapannya.

Continue reading